Ayudwie's Blog











{November 2, 2010}   “Rintihan dalam Kebun Hati”

“Langit Mendung,, Pertanda akan turun hujan”

Apakah selamanya seperti itu?

Hati kami terasa Mendung.. Diselimuti awan pekat

tapi kesegaran tak datang menyirami

Pelangi.. pastilah timbul, bila langit cerah kembali

Tapi tak sama dengan jiwa kami

jiwa yg selalu dihimpit, dihantui, banyak macam ketakutan

takut akan kehilangan, kehilangan yang sejatinya bukan milik kami

Hujan membawa kesuburan..

hujan pula tak jarang membuat kebanjiran..

kebanjiran bagi kami, pemilik tangan-tangan kotor ini

tangan yang membawa kerusakan bagi bumi

kata orang… hati ibarat kebun yang subur..

Ya tentu saja.. bila kebaikan yang kita tanam,, pastilah kebaikan yang kita tuai

Namun kebanyakan dari kita senang membudidayakan keburukan..

Lalu tumbuh suburlah kerusakan yang kita semai..

jangan menyesal.. bila yang kita lihat dihamparan kebun hati hanya  keburukan yang bakal kita tuai

Tentulah,, seburuknya budi.. masih ada pekerti

cobalah ketuk hati kecil ini

dan berkata “Wahai hati.. apakah kau dicipta untuk menodai kebaikan yang Tuhan ciptakan?i”

maka hati pasti menjawab “Tutup mulutmu.. Tuhanku menciptakan Aku hanya untuk kebaikan & kebenaran.. Pergi tanya pada Hawa nafsumu”

Pantaslah kita menangis..

menangis atas kerusakan & dosa yang kita perbuat,,

Bermuunajatlah sepantasnya, berbicalah selayaknya pada sang Khaliq..

Sang pemilik semesta sang pemilik hati..

Hanya Taubat yang dapat menjadi obat

Obat kerusakan bagi hati & negeri..

Lihatlah Langit mendung…

Pasti cerah kembali…



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: