Ayudwie's Blog











{February 20, 2011}   Kasus Hak Cipta PT. Usaha Bersama
  1. Anto telah bekerja selama 10 tahun di PT. Usaha Bersama, pemilik MORITA Store, sebagai penanggung jawab departemen seni di MORITA. MORITA menjual benda-benda, furniture, kerajinan dengan 25 tahun pengalaman dalam bisnis ini, serta telah menembus pasar luar negeri. PT. Usaha Bersama menggunakan merek MORITA yang telah terdaftar di beberapa Negara.

Sejak 2 tahun yang lalu, Anto melakukan persiapan-persiapan untuk membuka show room-nya sendiri dan dalam mengiklankan usahanya tersebut, Anto menyebutkan bahwa dirinya telah berpengalaman dalam pembuatan karya benda-benda furniture,kerajinan yang dapat menebus pasar luar negeri.

Pendapat tentang kasus ini :

Menurut saya, apabila melihat kasus di atas itu sangatlah berpotensi akan  terjadinya suatu pelanggaran HAKI, karena :

Menurut saya dari sebelum Anto keluar dari PT. Usaha Bersama dia sudah merencanakan itu semua.(walaupun dalam kasus diatas tidak disebut bahwa Anto keluar dari PT. Usaha Bersama) karena PT Usaha Bersama sudah terdaftar atau dikenal oleh beberapa Negara dengan karya-karya yang bagus,maka dari itu Anto sangan mempunyai peluang untuk bisa lebih dari PT Usaha Bersama yang telah member dia pekerjaan selama 10 tahun.

Karena Anto telah banyak tahu tentang produk yang dikeluarkan oleh PT. Usaha Bersama, MORITA Store sebagai pemiliknya,besar kemungkinan Anto dapat menguasai semua produk-produk yang dikeluarkan oleh PT. Usaha Bersama tersebut seperti benda-benda furniture dan kerajinan.

Anto tahu pasar dari produk yang dikeluarkan oleh PT. Usaha Bersma.Jadi dengan gampang Anto dapat lebih mudah untuk memasuki pasar dari produk yang telah dikeluarkan oleh PT. Usaha Bersama.

Anto secara tidak langsung sebagai penanggung jawab departemen seni di MORITA akan banyak mempengaruhi hasil karyanya yang direncanakan ditampilkan di show room-nya sendiri. Dengan begitu, apabila dikemudian hari ada hal-hal yang ada kemiripan keseluruhan atau sebagian dari karya Anto dengan hak cipta MORITA, maka perlu diadakan penelitian menyeluruh terhadap karya Anto agar dapat diketahui apakah itu benar-benar dari karya dia sendiri atau hanya mengatasnamakan saja.

Anto mempunyai hak untuk mengeluarkan atau menciptakan kreasi atau karya dia sendiri tetapi jauh lebih baik jika dia membuat karya dia sendiri tanpa mengatasnamakan atau membuat karya yang sama dengan karya yang sudah dia buat di PT Usaha Bersama tersebut.

Dengan tindakkannya yang seperti itu Anto dapat menjatuhkan nama baik dari PT Usaha Bersama karena produk-produk yang sudah ia buat di PT Usaha Bersama hanyalah sia-sia jika dia pada akhirnya membuat  produk tersebut dengan atas nama show room-nya sendiri dan sikap Anto tersebut sangatlah sisesalkan.

Walaupun Anto telah melakukan hal yang sangat mengecewakan bagi PT Usaha Bersama tetapi itu tidak membuat PT Usaha Bersama berkecil hati karena mreka dapat menciptakan karya-karya yang lebih baik dari karya yang telah dibuat oleh Anto selama ini Karen PT Usaha Bersama mempunyai karyawan-karyawan yang dapat dipercaya tidak seperti Anto.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: